Perkuat Sinergi, PWI Audensi dengan Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara

img

Usai audensi pengurus PWI foto bersama dengan Kepala Kejari Kukar dan jajarannya.(PWI Kukar)

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Selasa (21/4/2026) pagi, pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Kartanegara melakukan kunjungan silaturahmi dengan Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara.

Rombongan pengurus PWI yang dipimpin Ketua Andi Wibowo, SH disambut hangat Kepala Kejaksaan Negeri Tengku Firdaus,SH,MH, diruangannya.

Pertemuan tersebut berlangsung santai dan penuh keakraban. Momentum menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi dan membangun kolaborasi antara pers dan aparat penegak hukum di Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara.

Dalam pertemuan itu, Tengku Firdaus menilai peran media sangat strategis dalam mendukung transparansi kinerja kejaksaan.

Ia mengatakan, publikasi yang akurat dan berimbang akan membantu masyarakat memahami proses penegakan hukum secara utuh.

Menurutnya, pendekatan kejaksaan tidak hanya fokus pada aspek penindakan, tetapi juga pada upaya penyelamatan dan pengembalian kerugian negara.

Maka itu, informasi yang disampaikan kepada publik perlu dikemas secara edukatif agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Kami ingin masyarakat mendapat pemahaman yang benar. Di sinilah peran media menjadi sangat penting dalam menjembatani informasi,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen memperkuat hubungan tersebut, Kejari Kukar berencana menghadirkan forum komunikasi rutin, baik dalam bentuk diskusi kelompok terarah seperti diskusi, pertemuan santai, seperti coffee morning bersama wartawan.

Sementara itu Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo menyampaikan bahwa PWI Kukar terus berupaya meningkatkan profesionalitas anggotanya.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong wartawan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) agar kualitas pemberitaan semakin terjaga.

Ia mengemukakan, kolaborasi dengan Kejari Kukar sangat penting, khususnya dalam memperkaya wawasan hukum bagi jurnalis.

Dengan pemahaman yang lebih baik, dia berharap pemberitaan yang dihasilkan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Sinergi ini bukan hanya soal hubungan kelembagaan, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama menciptakan informasi yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ucapnya. (pk)